Semarang(JATENG).BM- Antusiasme masyarakat Semarang memberikan dukungannya untuk atlet Indonesia yang berlaga di ASEAN Schools Games (ASG) 2019 sungguh luar biasa. Itu bisa dilihat di GOR Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo yang merupakan tempat pertandingan cabang olahraga voli tak pernah sepi.
Setiap kali tim voli putri atau putra Indonesia bertanding penonton selalu penuh sesak memadati tempat tersebut. Mereka tak kenal lelah berteriak sepanjang laga untuk memberikan semangat.
Bukan hanya teriakan saja, melainkan penonton juga ada yang membawa bass drum untuk digebuk, serta balon udara yang dipukul. Mereka terus menerus melakukan hal tersebut setiap kali tim voli Indonesia bermain.
Tribune GOR UIN Walisongo pun tak mampu menampung para penonton yang hadir. Alhasil, mereka harus berdiri di sekitar lapangan agar tetap bisa menyaksikan langsung perjuangan tim voli tanah air.
Salah seorang suporter Adjra Alfiah, mengaku memang niat datang ke GOR UIN, untuk menyaksikan perjuangan tim voli Indonesia. Tak ada paksaan dan tekanan yang membuatnya hadir di tempat tersebut."Saya ke sini sama teman-teman. Kapan lagi bisa menonton ajang seperti ini, dan memberikan dukungan untuk Indonesia. Apalagi saya juga dengan voli makanya saya datang," ucap Adjra.
Kondisi tersebut disambut positif libero tim voli putri Indonesia Andra Rizki Azahra. Menurutnya, kehadiran para penonton menambah semangat timnya ketika bertanding.
Meski pada dua pertandingan tim voli putri Indonesia harus mengakui Filipina dan Thailand. Untungnya pada laga ketiga pasukan Mardwito Wahid tersebut mampu mengalahkan Singapura 3-0, sehingga kans meraih medali perunggu tetap terjaga.
Pada laga penentuan tim voli putri Indonesia berhadapan dengan Malaysia di GOR UIN besok (23/7). Bila bisa memetik kemenangan Nurlaili Kusumah dan kolega bakal mendapat medali perunggu.
"Semoga besok penontonnya tetap ramai. Karena kedatangan mereka bukan membuat beban bagi kami, tapi malah menambah kekuatan kami saat bertanding," ucap Andra.
# dok/asg2019
No comments:
Post a Comment