Breaking

"BAHAYA MASIH MENGANCAM"
"JANGAN KENDOR! TETAP JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN"

Tuesday, July 23, 2019

Final Lawan Thailand, Tim Double Event Sepak Takraw Indonesia Tidak Ingin Tegang

Diki Apriyadi, Jelki Ladada, dan Anwar Budiyanto menjadi tumpuan tim sepak takraw untuk mendapatkan medali emas di ASEAN Schools Games (ASG) 2019. Mereka punya harapan untuk merebut podium terhormat jika Selasa (23/7) pagi ini mampu menaklukan Thailand di Sport Hall Unika Soegijapranata ini, rencananya dimulai pukul 09.00 WIB. (foto:dok/asg2019)

Semarang(JATENG).BM- Diki Apriyadi, Jelki Ladada, dan Anwar Budiyanto menjadi tumpuan tim sepak takraw untuk mendapatkan medali emas di ASEAN Schools Games (ASG) 2019. Mereka punya harapan untuk merebut podium terhormat jika Selasa (23/7) pagi ini mampu menaklukan Thailand di Sport Hall Unika Soegijapranata ini, rencananya dimulai pukul 09.00 WIB.

Jelas bukan perkara mudah buat Indonesia menaklukkan Thailand. Apalagi di final nomor tim pada Minggu 21 Juli 2019 kemarin, Indonesia takluk dari Thailand dengan skor 2-0.

Diki Apriyadi mengatakan usai kemenangan atas Laos, dirinya langsung fokus untuk membendung kekuatan Thailand di final. Diakuinya butuh kekuatan mental dan teknik untuk menumbangkan Thailand.

"Saya pribadi ingin menebus kekalahan di nomor tim kemarin saat nanti final double event," ucap Diki Apriyadi yang menjadi andalan tim Indonesia dalam melakukan smes ini.

Jelki Ladada yang merupakan kapten Indonesia di nomor double event, juga mengungkapkan optimismenya. Soal kekuatan jangan sampai dijadikan momok. Harus dihadapi dengan penuh percaya diri. Tapi tetap memakai perhitungan.

"Melawan Laos di semifinal kami sempat kesulitan. Tapi paling penting sekarang sudah tiba di semifinal. Besok di final kami akan bermain habis-habisan," tutur Jelki Ladada, pesepak takraw dari Jawa Tengah ini.

Sementara Anwar Budiyanto yang ditempatkan pelatih sebagai cadangan ini, mengaku selalu siap diturunkan kapanpun. Sama seperti di semifinal Senin hari ini, ketika beberapa kali masuk untuk mengganti Diki Apriyadi yang sempat tegang."Tugas saya memang menetralkan ketegangan. Terutama menggantikan Diki kalau dia sedang tertekan," ujar Anwar Budiyanto.

Final sepak takraw double event dijadwalkan berlangsung pada Selasa 23 Juli 2019. Pertandingan yang akan diadakan di Sport Hall Unika Soegijapranata ini, rencananya dimulai pukul 09.00 WIB. 



# dok/asg2019

No comments:

Post a Comment

" Klik! Informasi yang Anda Butuhkan "



"Prakiraan Cuaca Kamis 27 Februari 2025"




"BOFET HARAPAN PERI"

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS